Category Archives: Windows

Install Domain Controller Win2012R2

Ada baiknya jika kita akan install domain controller pada sebuah system windows 2012R2 infrastruktur menggunakan 2 buah Domain Controller untuk mejadikanya redundan jika salah satu DC failed maka DC ke 2 akan menggantikannya.

Setelah DNS terinstall , kita akan melanjutkan untuk install Domain Controller yang pertama dari 2 Domain Controller yang akan kita kerjakan .

Pada server pertama pilih all server task details , seperti gambar dibawah ini dan dilanjutkan dengan klik “Promote this server to domain Controller:

1-Promote

Karena ini Domain Controller pertama maka kita perlu membuatnya dengan memilih “ Add a new Forest” dan tentukan nama domain yang anda inginkan. Disini saya buat nama domain “Lab.com”

2.png

Klik Next untuk melanjutkan.

3.png

Pada kotak merah pertama “Forest Functional Level : Windows Server 2012R2” dikarenakan semua system yang ada hanya Windows 2012R2 dan Domain Functional Level juga sama.

Dan untuk password DSRM diisikan dengan password kombinasi dengan minimum 8 karakter sesuai dengan security yang ada di Windows.

Kemudian lanjutkan dengan “Next”

5.png

Lanjutkan dengan Next.

 

6.png

Netbios name akan terbaca sesuai dengan nama domain “LAB” dan lanjutkan dengan Next.

7.png

Untuk Path installasi biarkan default dan lanjutkan dengan Next.

8.png

Review installasi dan pastikan semua sesuai dengan yang kita inginkan , disini sesuai semua yaitu :

Domain : Lab.Com

NetBios Name : Lab

Global catalog : Yes

DNS Server : Yes

Lanjutkan dengan Next

9-process_install.png

Check Prasarat Installasi apakah diijinkan atau tidak.

10_pass_install.png

Prasarat Installasi lulus , dan installasi akan dilanjutkan dengan perintah “Install”

11_process.png

Process Installasi sedang berjalan .

12.png

Proses intalalasi selesai seperti terlihat pada gambar ini , dan klik close.

Server akan restart dan akan ada tampilan untuk login sbb :

13_login_domain_lab.png

Lihat Path login sudah berubah menjadi LAB\Administrator

Masukkan password yang sudah kita buat pertama kali waktu install Server.

14_Check_Domain.png

Domain Controller Verifikasi .

Masuk ke Server Manager , Local Server dan akan terlihat seperti gambar diatas Computer name : DC1 dan Domain sudah menjadi Lab.Com

Demikian sedikit tutorial mengenai domain controller pada windows 2012R2 , nanti kita kan lanjutkan dengan menambahkan DC2 pada infrastrukture ini.

—————————————————- by fmgersang ————————————————————

Advertisements

Domain Controller

Apa yang dilakukan Domain Controller ?

  • Domain Controller digunakan untuk membuat logical Container ( User , Group , Computers )
  • Container ini juga akan mengorganisasi server.
  • Container juga akan memudahkan kita memanage server.
  • Kita Harus mempunyai lebih dari 1 Domain Controller.
  • Multi Domain Controller akan Memberikan system yang redundan.
  • Multi Domain Controller akan Menyediakan system yang Fault Tolerance.
  • Multi Domain Controller akan Memberikan system yang LoadBalance.

Active Directory adalah sebuah services yang berjalan dalam domain controller , dan juga digunakan untuk membuat logical container. Performance sebuah active directory ditentukan oleh hardware yang ada pada server tersebut.

Catatan :

“Pastikan kita sudah mengetest Active Directory sebelum kita secara full mendeploy untuk production server”.

Menambahkan Domain Controller pada Active Directory .

  • Active Directory Domain Services ( AD-DS ) adalah sebuah role.

Yang perlu diperhatikan sebelum menginstall domain controller adalah :

  • Dibutuhkan 1 buah IP Static untuk masing-masing AD-DS
  • Jika kita menambahkan AD-DS pada domain existing , gunakan selalu domain DNS server.
  • Menambahkan AD-DS Role tidak secara otomatis membuat server menjadi Domain Controller.
  • Menambahkan AD-DS role menyiapkan server untuk proses konversi menjadi Domain Controller.
  • Setelah AD-DS role di install , server akan bisa di promosikan untuk menjadi Domain Controller.
  • Setelah AD-DS role di install , AD-DS wizzard akan secara otomatis akan tampil.
  • Otomatis akan ada 3 pilihan :
  1. Membuat Forest dengan Domain Controller
  2. Domain Controller baru akan ditambahakan pada domain yang sudah ada.
  3. Child Domain dapat dibuat pada Domain yang sudah ada.

Notes : “Sebelum Install AD-DS kita perlu Install DNS terlebih dahulu” berikut Cara install DNS dibawah ini .

Install DNS Win2012R2

Kita ke Dashboard Win2012 , klik seperti dibawah ini :

1

2

Klik Next

3

Klik Next

4

Pilih Nama Server pada server pool , dan klik Next.

5

Pilih DNS Server ,

6

Klik Add Features ,

7

Klik Next

8.png

Klik Next ,

 

9.png

Klik Next ,

10.png

Centang “Restart the Destination Server Automaticaly if Required “ dan klik Install

11-starting_install.png

Proses Install Sedang Berjalan , tunggu sampai selesai seperti dibawah ini :

12.png

Proses Installasi DNS Selesai , dan Klik Close.

Windows 2012R2 Basic Services Installation

Pengenalan File dan Windows Sharing .

  • File dan Folder dibuat agar bisa diakses dan dishare oleh banyak orang / user.
  • Masing-masing folder dibuat dishare secara terpisah.
  • Subfolder didalam share folder juga di share.

Folder sharing strategy.

  • Rencanakan bagaimana kita akan sharing folder dan share kepada semua orang.
  • Rencanakan folder apa saja yang akan kita share.
  • Rencanakan bagaimana kita akan memberikan nama sharing folder tersebut.
  • Rencanakan bagaimana ijin akses untuk masing-masing user untuk masing-masing folder.
  • Rencanakan File Offline configurasi untuk masing-masing folder.

Network Discovery.

  • Dibutuhkan oleh user untuk melihat sumberdaya yang dishare didalam jaringan.
  • Mengetahui didalam jaringan dan pusat data yang di share.

Dibawah ini bagian tutorial bagaimana menginstall dan mengaktifkan Network discovery , file dan printer sharing.

  • Turn On File and Share , click windows logo dan click right mouse kemudian click Control Panel

Kemudian dilanjutkan dengan klik nework dan internet seperti dibawah ini .

Kemudian dilanjutkan dengan klik “change advanced sharing setting “ seperti diatas.

Setelah itu lanjutkan dengan meng-klik tombol “Turn On” network discovery dan File and printer sharing.

Kemudian klik save changes.

Notes :

Jika perintah “Turn On” tidak bisa dilakukan setelah save ,maka hal yang perlu dilakukan adalah sbb :

  • Menjalankan service / Install service , seperti dibawah ini :

DNS Client , Function Discovery Resources , SSDP Discocery , Upnp Devices Host.

  1. Start Services DNS Client .

2.Start Services Function Discovery Resources

Klik start agar supaya services mulai , seperti dibawah ini .

3.Start SSDP Discovery Services.

Pilih Start by Automatic , seperti dibawah ini . Start Kemudian Apply .

SSDP Discovery yang sudah berjalan secara otomatis jika server restart.

4.Start Upnp Services

Pilih Start Up type secara otomatis , kemudian Apply

Dan Klik “Start” untuk aktivasi Services.

Services yang sudah aktif dan akan tetap otomatis berjalan jika server restart.

Sharing Profiles :

Dalam windows 2012R2 ada 2 profile untuk sharing folder :

1.SMB Share Profiles , singkatan dari Server Message Block yaitu Protocol yang digunakan oleh semua versi windows untuk share folder.

2.NFS Share Profiles , singkatan dari Network File System digunakan oleh banyak varian dari Linux atau NIX system.

SMB Share-Quick , yaitu share folder name dengan Full dengan  NTFS permission.

SMB Share – Advanced , yaitu File Server Services Resources Manager.

SMB Share – Applications , yaitu Konfigurasi yang cocok dilakukan untuk Hyper-V dan aplikasi-aplikasi lain.

SMB Share Quick – Basic NFS Sharing dengan menggunakan Authentikasi dan permission.

SMB Share – Advanced – Sebuah services yang disediakan oleh File Server Resources Manager.

SMB Share – Application – Digunakan harus dengan metode authentikasi yang spesifik , dan sharing permission yg spesifik juga. Fungsi ini disediakan dan diimplementasikan oleh server dan digunakan dengan role NFS.

Advanced Share Profiles Addition , yaitu folder management khusus dan menjalankan Quota untuk folder atau volume dan menambahkan access untuk fungsi FSRM ( File Server Resource Manager ).

Membuat Sharing Folder .

Buat Folder “Public” pada drive C , seperti dibawah ini.

Klik kanan , arahkan pada folder Public , pilih tab Sharing dan klik share seperti dibawah ini.

Tambahkan user “Guest” sebagai contoh dibawah ini , klik Add.

Berikan permission/Ijin hanya “Read” untuk user Guest.

Kemudian lanjutkan dengan klik “Share” .

Folder share “Public” yang sudah kita buat.

Menghapus Folder Windows.old Pada Windows Upgrade

Menghapus Folder Windows.old Pada Windows Upgrade

Tutorial ini , digunakan jika kita ingin menghapus folder file windows lama setelah kita mengupgrade system lama kita menjadi versi terbaru. Misalkan awalnya kita memakai windows 7 Pro atau Windows 8.1 dan kita ingin mengupgrade ke Windows 10 Pro , setelah upgrade pada drice C , terdapat folder Windows.old yang mana ini adalah sebuah folder windows lama yang sudah tidak dipakai karena kita sudah mengupgrade system yang baru. Ada konsekuensi kerugian dan keuntungan untuk ini , keuntunganya jika kita menghapus folder windows.old ini adalah akan menambah free space hardisk pada komputer kita. Kerugianya adalah kita tidak bisa mengembalikan system lama kita dan harus install ulang. Kapasitas yang bertambah adalah cukup signifikan sebesar 15 – 20Gb.
Yang pertama kita lakukan adalah sbb :
1.Jalankan programe file explorer ( Tekan tombol Windows + E )

1

2.Klik kanan folder C , pilih properties.

2

3.Klik Disk Cleanup

3

4.Klik Clean up System Files.

4

5.Akan muncul tampilan sbb : Klik Previous Windows Installation.

5

6.Klik Ok , untuk eksekusi , sebelumnya di centang kolom previous Windows Installation
dan yang lain jika memang diperlukan

5a

7.Setelah di centang , terlihat berapa nilai kapasitas yang akan bertambah , disini terlihat akan bertambah sekitar 31Gb.

5a

8.Muncul konfirmasi untuk delete files dan Info bahwa kita tidak akan bisa mengembalikan windows lama kita.
5b.Info
9.Klik Yes , dan tunggu sampai selesai.
10.Jika sudah selesai maka coba lihat hasil akhirnya , sbb :
a.Sebelum Aksi Disk Clean Up: Kapasitas hanya 21Gb.

Sebelum Free Space

b.Sesudah aksi Clean Up Disk Space:

Sesudah Free Space

Download Windows E-Book Free

Jika anda butuh E-Book mengenai Windows Server dan lain-lain dapat didownload disini :

Creating Mobile Apps with Xamarin.Forms, Preview Edition

http://aka.ms/XamarinPreviewPDF

Introducing Windows Server 2012 R2

http://aka.ms/682788pdf

Building Cloud Apps with Microsoft Azure

http://aka.ms/CloudApps_PDF

Introducing Microsoft Azure HDInsight

http://aka.ms/IntroHDInsight/PDF

Introducing Windows Azure for IT Professionals

http://aka.ms/682887pdf

Rethinking Enterprise Storage: A Hybrid Cloud Model

http://aka.ms/HybridCloudEbook

Introducing Windows 8.1 for IT Professionals
Programming Windows Store Apps with HTML, CSS and JavaScript
.NET Technology Guide for Business Applications
Microsoft System Center: Integrated Cloud Platform
Microsoft System Center: Network Virtualization and Cloud Computing
 Salam “fmgersang”

Installasi Windows 2012 Server Core dan GUI serta Penambahan Role Server – Part II

9.IIS 8.

Windows server 2012 memperkenalkan IIS8 ( Internet Information Services ) terbaru dan ASP.NET 4.5. Fitur terbaru IIS termasuk meningkatkan keamanan yang lebih kuat. IIS memproteksi website dari serangan luar seperti brute force web dan serangan FTP , dan menawarkan pertahanan serangan melawan DoS ( Denial of Service ).

IIS sekarang menggunakan sejumlah besar core processor dan sangat effisien. Sentralisai SSL ( Secure Socket Layer ) sertifikat support yang memungkinkan kita menyimpan SSL Sertifikat pada lokasi sentral dan mengikat mereka pada aplikasi web.

IIS CPU trothttle adalah suatu fasiltas administrator untuk meningkatkan aplikasi web processor untuk menigkatkan kinerja yang diperlukan , dan menurunkannya jika web applikasi kembali normal.

Security :

Data security disediakan sebagai fitur terbaru , seperti Dynamic Access Control , yang mana menyediakan data dan control yang sangat ketat melalui user authentikasi dan ferifikasi identitas user melalui organisasi. Dalam Hyper-V , keamanan yang melekat menyediakan kemampuan untuk mengisolasi jaringan virtual dalam lingkungan multitenant.

IIS8 , juga mempunyai mekanisme security , seperti FTP login restricted , dimana mendukung pencegahan serangan Brute Force pada FTP server.

Pada edisi ini , windows 2012 server tersedia fitur “Bit Locker” yaitu sebuah data proteksi yang dulu diperkenalkan pada windows Vista. Bit Locker ada metode sekurity yang dapat dihidupkan pada server dan sisi klien windows 8. Untuk ekstra sekurity BitLocker dapat diimplementasikan pada mesin yang mendukung Trusted Platform Module ( TPM ), adalah sebuah komponen hardware yang tersedia pada computer atau server yang membantu melindungi data dari gangguan system sementara system tersebut offline.

Bitlocker menawarkan dua enkripsi pilihan , Full Volume Enkripsi atau Used Disk Space Only , dimana hanya menggunakan blok pada target volume yang akan di enkripsi , mengijinkan untuk mempercepat enkripsi.

Bitlocker data password pada volume data dapat dirubah selama PIN number dan password ada pada mesin client.

Cluster :

Cluster adalah group yang memisahkan server pada satu group untuk bertindak sebagai sebuah system. Dan menyediakan high availability ( ketersediaan ) , dalam hal ini server mati. Dalam windows 2012 server peningkatan sudah ditambahkan pada kedua cluster , fisik dan virtual server.

Failover cluster sekarang medukung sampai 64 node. Peningkatan untuk validasi dan migrasi pada failover cluster semakin mudah sebagai mana migrasi dari cluster yg sudah ada ke cluster yang baru.

Pada Hyper-V 3.0 , failover cluster mendukung sampai 4000 virtual mesin , dan menigkatkan Share Cluster Volume untuk memudahkan konfigurasi dan operasional cluster virtual mesin.

CAU ( Cluster-Aware Updating ) adalah role yang mengijinkan administrator untuk membuat automatik schedule update untuk cluster server tanpa downtime selama proses update.

Kebutuhan Hardware Windows 2012 Server dan Instalasi.

Processor Minimum 1,5Ghz 64Bit Processor , 512 MB RAM , 32GB DiskSpace.

DVD Rom

Super VGA ( 800×600 )

Keyboard

Mouse

Catatan :

Jika menginstall server 2012 pada system yang mempunyai memory lebih dari 12GB , kita kita akan membutuhkan Hardisk lebih dari 32GB dari kebutuhan minimal , karena disk space tambahan yang akan dipakai untuk paging , hibernasi , dan dump files.

1.Edisi Windows 2012 Server :

a.Windows 2012 Server DataCenter edition.

b.Windows 2012 Server Standard edition.

c.Windows 2012 Server Essentials edition.

d.Windows 2012 Server Foundation edition.

a.Windows 2012 Server DataCenter edition.

Dibuat untuk Organisasi Enterprise yang tergantung pada virtualisasi dan system cloud infrastruktur.

Mempunya kemampuan HA ( High Availability ) , dan menjadi kunci untuk Datacenter , karena dapat menambah dan mengurangi processor atau memory tanpa mematikan server.

DataCenter edition mendukung kemampuan Virtualisasi Mesin yang tak terbatas yang berjalan pada dua processor. Dan edisi ini juga mendukung network yang tak terbatas serta remote access yang tak terbatas. DataCenter kustomer biasanya membeli volume lisensi , yang dapat dibeli di Microsoft Software Assurance program.

Lisensi biaya tergantung dari besar kecilnya jenis usaha dan berapa banyak PC dan peralatan lain yang akan berhubungan dengan server.

Jika perusahaan anda akan menggunakan banyak virtual mesin , dan juga sudah mendukung cloud platform , dan mempunyai beberapa ratus client , pilihan terbaik adalah DataCenter edition.

b.Windows 2012 Server Standard edition.

Adalah cocok untuk perusahaan kecil dan menengah tanpa virtualisasi yang kompleks.

Pada edisi ini , hanya dapat menjalankan sampai 2 vitual mesin pada 2 processor.

c.Windows 2012 Server Essentials edition.

Adalah cocok untuk perusahaan kecil , yang mempunyai kurang lebih dibawah 25pc , dan devices lain. Edisi ini tidak menawarkan Hyper-V , menyediakan role aplikasi yang terbatas , dan tidak mempunyai Windows Server Update Services ( WSUS ). Essensial edisision hanya dapat menjalanakan sampai dengan 2 processor.

d.Windows 2012 Server Foundation edition.

Edisi ini adalah untuk smal business yang datang dengan preinstalled , atau bundled dengan server yang dibeli , dan ideal untuk perushaan yang mempunya kurang lebih 15 user. Foundation edition tidak termasuk dengan Hyper-V atau WSUS. Terbatas file servis , network policy dan access servis dan remote desktop yang terbatas.

Kebutuhan Untuk Hyper-V 3.0 :

Menambahkan role untuk Hyper-V 3.0 pada windows 2012 server , dibutuhkan spesifikasi server yg khusus. Antara lain :

  • 64Bit Processor AMD-V or Intel-VT virtualisasi capability processor
  • Minimum 4GB memory , untuk menjalankan 4 Virtual Mesin.

Install Windows 2012 Server :

a.Core Installation :

Download ISO windows server 2012 di situs Mikrosoft.

Masukkan ISO files di CDROM atau DVDRom pada PC atau Server anda , dan restart

1

Klik Next

2

Klik Install Now

Karena kita menginstall dengan core , maka pilihlah DataCenter Core Installation , kemudian next

3

4

Centang , I accept the licence term. Dan klik Next.

5

Klik Next.

6

Tunggu selesai , sampai ada tampilan berikutnya .

7

Klik Ok , dan dilanjutkan dengan memberikan password untuk administrator

8

Masukkan password administrator yang kita inginkan , dan konfirmasi sekali lagi.

9

Klik tanda panah biru , disudut kanan , untuk masuk ke Windows.

10

Password administrator anda sudah berubah , karena anda baru pertama kali menginstall dan mengisi password.

11

12

Anda sudah berada pada system windows 2012 , core installation , tanpa GUI.

Karena tampilan windows kita , tanpa GUI , anda dapat menjalankan hampir semua administrasi dengan command. Misalnya dengan memberikan command “sconfig” pada tampilan diatas :

13

Akan menampilkan informasi mengenai informasi server .

14

b.GUI Installation.

Dengan GUI installasi , berarti kita menginstall Windows Server 2012 dengan full installasi. GUI Installasi membutuhkan 4GB lebih daripada yang dibutuhkan oleh Core Installasi.

Banyak sistem administrator lebih konfiden dengan menggunakan GUI untuk administrasi server , karena bisa melihat langsung apa yang dilakukan.

GUI Instalasi Prosedur :

Pada waktu pertama kali kita menginstall Windows server , ada pilihan untuk memilih Windows Server dengan GUI , atau Core saja , maka disitu kita pilih Windows Server Data Center with GUI.

Perintah selanjutnya sama dengan menginstall core.

Merubah Server Core ke Server dengan GUI.

Untuk merubah Server Core ke GUI , pertama kita harus membuat sebuah folder untuk di mounting menjadi Windows Image File ( WIM ). Win Image adalah image dari operating system yang ada didalam instalasi media dan ada didalam source folder.

Untuk memulai , jalankan perintah mkdir dari command prompt untuk membuat sebuah direktori bernama “mountdir” . Penulisan sbb : mkdir , C:\mountdir , Enter

15

16

17

Pada drive C:\ , terlihat sudah ada folder mountdir , yang sudah kita buat.

Berikutnya yang kita butuhkan adalah , mencari nomor index yang berasosiasi dengan Server GUI yang akan kita install. Sebagai contoh disini saya merubah dari Server Core DataCenter Edition , saya akan mencari Server DataCenter Edition dengan GUI yang berlokasi pada installasi media , yaiu drive D:\.

Untuk itu lakukan perintah ini pada command prompt : Dism , penulisan syntax adalah runas / user:administrator , untuk melewati ijin sebagai administrator melalui command prompt.

Dan jalankan perintah dibawah ini , untuk mengambil index number yang ada di drive D:\

18

Mount image yang berasosiasi dengan windows server yang kita inginkan dengan perintah sbb :

19

Mounting sedang berjalan 32% , mounting image akan berjalan samapai dengan 100%

20

Mouting Image selesai.

Langkah terakhir adalah , menjalankan perintah ini melalui PowerShell command :

Ketikan PowerShell pada command prompt .

21

Dan jalankkan perintah dibawah ini pada powershell :

22

Install-WindowsFeature Server-Gui-Mgmt-Infra,Server-Gui-Shell -Restart -Source C:\mountdir\windows\winsxs

Akan tampil , power shell instalation for GUI , dan memulai instalasi :

23

Tunggu sampai 100% , dan akan tampil installasi GUI windows 2012 server seperti dibawah ini :

24

Windows akan mematikan service dan me-restart ulang , dan kembali normal , seperti gambar dibawah ini , dan siap digunakan.

25

Login dengan account administrator dan password yang tadi sudah kita buat , dan woallaaaa ……. windows akan tampil dengan full GUI.

26

Untuk merubah kembali ke core version , jalankan perintah ini pada PowerShell :

Uninstall-WindowsFeature Server-Gui-Mgmt-Infra -restart

Windows 2012 server , juga bisa dideploy dengan Minimal server Interface melalui Server Manager. Minimal Server Interface menghilangkan komponen Server Graphics Shell , Termasuk Internet Explorer 10, windows explorer , Desktop dan Start Screen. Yang tersisa hanya MMC ( Microsoft Management Console ) , Server Manager , dan Sub Control Panel.

Untuk Merubah Server dengan GUI ke Minimal Server Interface , jalankan Server Manager , klik Remove Role dan Feature , pilih dari list Management Tools dan Infrastructure.

27

Klik Next , Pilih server yang akan kita remove featurenya .

28

Klik Next , Pilih user interface dan Infrastruktur . Graphical management tools , dan server graphical shell .

2930

Jika kita ingin melanjutkan , klik perintah Next , dan akan menon aktifkan fitur fitur yang tidak kita inginkan tadi.

Cara ini digunakan jika kita ingin menggunakan Windows Server dengan mengurangi pengunaan kapasitas Hardisk dengan cara meng-uninstall fitur-fitur yang tidak kita inginkan.

Jika kita tidak ingin menggunakan Internet Explorer , Windows Exlorer kita dapat menggunakan perintah sbb :

Uninstall -WindowsFeatures Server -Gui -Shell -remove

Catatan :

Sebelum membangun Server 2012 , perencanaan adalah sangat penting , tergantung dari Edisi server mana yang akan kita gunakan , dan yang terbaik bagi Organisasi atau perusahaan kita.

Management Server Windows 2012.

Beberapa kemajuan yang menarik dalam windows server 2012 adalah dengan adanya Management Server. Server Management tools bisa juga berjalan dalam kondisi remote client , kita tidak harus memanage secara langsung. Dengan server 2012 sangat mudah untuk memanage banyak server melalui satu konsol Server Manager.

Windows 2012 Server Interface

Server GUI Desktop

31

Secara default pada desktop windows 2012 server , yang ada hanya Recycle bin yang tampil dilayar pojok kiri atas. Dan hanya ada 3 buah taskbar dibawah , yaitu Server Manager , PoserShell , dan Windows Explorer.

Menambahkan Server Role dan Features :

Server Role adalah fungsi yang melekat pada server , Role termasuk DHCP , DNS , File Services , dan IIS. Dalam windows 2012 server ada 19 Roles yang dapat di jalankan. Untuk menambahkan Server role , buka Server Manager dan klik “Add Roles and Services”

32

33

Klik Next ,

35

Pilih Role Base of Feature Base Installation dan Klik Next ,

37

Pilih Server yang akan kita install Rolenya , klik Next .

38

Disini kita akan memilih WSUS services role yang akan kita install pada server tersebut.

39

40

Dalam menambah Role WSUS , ada penambahan komponen yaitu .NET Framework dan ASP.Net 4.5 , biarkan saja dan Klik add Features ,

41

Klik Next ,

42

Klik Next ,

43

Klik Next ,

44

Klik Next ,

45

Pada tampilan ini , ditanyakan path , atau lokasi penyimpanan update dari windows , kita dapat membuat pathnya dengan menuliskan C:\Wsus , pada kolom kotak yang kosong , seperti dibawah ini :

46

Klik Next ,

47

Klik Next ,

48

Klik Next ,

49

Klik Install , untuk konfirmasi terakhir menginstall role WSUS.

50

Instalasi sedang berjalan , menambahkan paket paket yang dibutuhkan WSUS.

51

Instalasi Sudah selesai , klik close untuk menutupnya.

Pada dashboard Server manager , terlihat di pojok kanan atas gambar segitiga kuning , menunjukkan masih ada yang belum terinstall dan terupdate , yaitu : IIS dan Windows Server Update Services.

52

Klik Server Manager , Pilih WSUS :

53

Klik More :

55

Klik Launch , post installation tasks .

56

Silakan menunggu sampai konfigurasi server selesai :

57

Konfigurasi Selesai :

58

WSUS kita sudah selesai , dan sudah dapat kita gunakan untuk update semua server dan client yang ada di jaringan kita tanpa harus setiap client dan server terhubung ke Internet.

To be Continued …… with another Role … @fmgersang.2014.