IT Camp 2014 – Do IT Your Self With Android

IT Camp 2014 ini akan diadakan di Buperta Cibubur 13-14 September 2014

So , silakan daftar sekarang , jangan sampai kehabisan tempat.

Materi-materi yang akan dishare oleh pembicara-pembicara hebat sbb :

  • Onno W. Purbo (ODC / KeRM.IT) Membuat OS Android Sendiri 
  • Andri Johandri (Streaming Specialist) Membuat Streaming Server
  • Ian Keikai (Use TV) Studio Streaming
  • Anton Raharja (ITMN) VOIP dalamAndroid
  • Tim TNI AD – Open BTS di TNI

Silakan daftar disini : http://ictcamp.com/

Semoga Bermanfaat @fmgersang.

 

 

Installasi Windows 2012 Server Core dan GUI serta Penambahan Role Server – Part II

9.IIS 8.

Windows server 2012 memperkenalkan IIS8 ( Internet Information Services ) terbaru dan ASP.NET 4.5. Fitur terbaru IIS termasuk meningkatkan keamanan yang lebih kuat. IIS memproteksi website dari serangan luar seperti brute force web dan serangan FTP , dan menawarkan pertahanan serangan melawan DoS ( Denial of Service ).

IIS sekarang menggunakan sejumlah besar core processor dan sangat effisien. Sentralisai SSL ( Secure Socket Layer ) sertifikat support yang memungkinkan kita menyimpan SSL Sertifikat pada lokasi sentral dan mengikat mereka pada aplikasi web.

IIS CPU trothttle adalah suatu fasiltas administrator untuk meningkatkan aplikasi web processor untuk menigkatkan kinerja yang diperlukan , dan menurunkannya jika web applikasi kembali normal.

Security :

Data security disediakan sebagai fitur terbaru , seperti Dynamic Access Control , yang mana menyediakan data dan control yang sangat ketat melalui user authentikasi dan ferifikasi identitas user melalui organisasi. Dalam Hyper-V , keamanan yang melekat menyediakan kemampuan untuk mengisolasi jaringan virtual dalam lingkungan multitenant.

IIS8 , juga mempunyai mekanisme security , seperti FTP login restricted , dimana mendukung pencegahan serangan Brute Force pada FTP server.

Pada edisi ini , windows 2012 server tersedia fitur “Bit Locker” yaitu sebuah data proteksi yang dulu diperkenalkan pada windows Vista. Bit Locker ada metode sekurity yang dapat dihidupkan pada server dan sisi klien windows 8. Untuk ekstra sekurity BitLocker dapat diimplementasikan pada mesin yang mendukung Trusted Platform Module ( TPM ), adalah sebuah komponen hardware yang tersedia pada computer atau server yang membantu melindungi data dari gangguan system sementara system tersebut offline.

Bitlocker menawarkan dua enkripsi pilihan , Full Volume Enkripsi atau Used Disk Space Only , dimana hanya menggunakan blok pada target volume yang akan di enkripsi , mengijinkan untuk mempercepat enkripsi.

Bitlocker data password pada volume data dapat dirubah selama PIN number dan password ada pada mesin client.

Cluster :

Cluster adalah group yang memisahkan server pada satu group untuk bertindak sebagai sebuah system. Dan menyediakan high availability ( ketersediaan ) , dalam hal ini server mati. Dalam windows 2012 server peningkatan sudah ditambahkan pada kedua cluster , fisik dan virtual server.

Failover cluster sekarang medukung sampai 64 node. Peningkatan untuk validasi dan migrasi pada failover cluster semakin mudah sebagai mana migrasi dari cluster yg sudah ada ke cluster yang baru.

Pada Hyper-V 3.0 , failover cluster mendukung sampai 4000 virtual mesin , dan menigkatkan Share Cluster Volume untuk memudahkan konfigurasi dan operasional cluster virtual mesin.

CAU ( Cluster-Aware Updating ) adalah role yang mengijinkan administrator untuk membuat automatik schedule update untuk cluster server tanpa downtime selama proses update.

Kebutuhan Hardware Windows 2012 Server dan Instalasi.

Processor Minimum 1,5Ghz 64Bit Processor , 512 MB RAM , 32GB DiskSpace.

DVD Rom

Super VGA ( 800×600 )

Keyboard

Mouse

Catatan :

Jika menginstall server 2012 pada system yang mempunyai memory lebih dari 12GB , kita kita akan membutuhkan Hardisk lebih dari 32GB dari kebutuhan minimal , karena disk space tambahan yang akan dipakai untuk paging , hibernasi , dan dump files.

1.Edisi Windows 2012 Server :

a.Windows 2012 Server DataCenter edition.

b.Windows 2012 Server Standard edition.

c.Windows 2012 Server Essentials edition.

d.Windows 2012 Server Foundation edition.

a.Windows 2012 Server DataCenter edition.

Dibuat untuk Organisasi Enterprise yang tergantung pada virtualisasi dan system cloud infrastruktur.

Mempunya kemampuan HA ( High Availability ) , dan menjadi kunci untuk Datacenter , karena dapat menambah dan mengurangi processor atau memory tanpa mematikan server.

DataCenter edition mendukung kemampuan Virtualisasi Mesin yang tak terbatas yang berjalan pada dua processor. Dan edisi ini juga mendukung network yang tak terbatas serta remote access yang tak terbatas. DataCenter kustomer biasanya membeli volume lisensi , yang dapat dibeli di Microsoft Software Assurance program.

Lisensi biaya tergantung dari besar kecilnya jenis usaha dan berapa banyak PC dan peralatan lain yang akan berhubungan dengan server.

Jika perusahaan anda akan menggunakan banyak virtual mesin , dan juga sudah mendukung cloud platform , dan mempunyai beberapa ratus client , pilihan terbaik adalah DataCenter edition.

b.Windows 2012 Server Standard edition.

Adalah cocok untuk perusahaan kecil dan menengah tanpa virtualisasi yang kompleks.

Pada edisi ini , hanya dapat menjalankan sampai 2 vitual mesin pada 2 processor.

c.Windows 2012 Server Essentials edition.

Adalah cocok untuk perusahaan kecil , yang mempunyai kurang lebih dibawah 25pc , dan devices lain. Edisi ini tidak menawarkan Hyper-V , menyediakan role aplikasi yang terbatas , dan tidak mempunyai Windows Server Update Services ( WSUS ). Essensial edisision hanya dapat menjalanakan sampai dengan 2 processor.

d.Windows 2012 Server Foundation edition.

Edisi ini adalah untuk smal business yang datang dengan preinstalled , atau bundled dengan server yang dibeli , dan ideal untuk perushaan yang mempunya kurang lebih 15 user. Foundation edition tidak termasuk dengan Hyper-V atau WSUS. Terbatas file servis , network policy dan access servis dan remote desktop yang terbatas.

Kebutuhan Untuk Hyper-V 3.0 :

Menambahkan role untuk Hyper-V 3.0 pada windows 2012 server , dibutuhkan spesifikasi server yg khusus. Antara lain :

  • 64Bit Processor AMD-V or Intel-VT virtualisasi capability processor
  • Minimum 4GB memory , untuk menjalankan 4 Virtual Mesin.

Install Windows 2012 Server :

a.Core Installation :

Download ISO windows server 2012 di situs Mikrosoft.

Masukkan ISO files di CDROM atau DVDRom pada PC atau Server anda , dan restart

1

Klik Next

2

Klik Install Now

Karena kita menginstall dengan core , maka pilihlah DataCenter Core Installation , kemudian next

3

4

Centang , I accept the licence term. Dan klik Next.

5

Klik Next.

6

Tunggu selesai , sampai ada tampilan berikutnya .

7

Klik Ok , dan dilanjutkan dengan memberikan password untuk administrator

8

Masukkan password administrator yang kita inginkan , dan konfirmasi sekali lagi.

9

Klik tanda panah biru , disudut kanan , untuk masuk ke Windows.

10

Password administrator anda sudah berubah , karena anda baru pertama kali menginstall dan mengisi password.

11

12

Anda sudah berada pada system windows 2012 , core installation , tanpa GUI.

Karena tampilan windows kita , tanpa GUI , anda dapat menjalankan hampir semua administrasi dengan command. Misalnya dengan memberikan command “sconfig” pada tampilan diatas :

13

Akan menampilkan informasi mengenai informasi server .

14

b.GUI Installation.

Dengan GUI installasi , berarti kita menginstall Windows Server 2012 dengan full installasi. GUI Installasi membutuhkan 4GB lebih daripada yang dibutuhkan oleh Core Installasi.

Banyak sistem administrator lebih konfiden dengan menggunakan GUI untuk administrasi server , karena bisa melihat langsung apa yang dilakukan.

GUI Instalasi Prosedur :

Pada waktu pertama kali kita menginstall Windows server , ada pilihan untuk memilih Windows Server dengan GUI , atau Core saja , maka disitu kita pilih Windows Server Data Center with GUI.

Perintah selanjutnya sama dengan menginstall core.

Merubah Server Core ke Server dengan GUI.

Untuk merubah Server Core ke GUI , pertama kita harus membuat sebuah folder untuk di mounting menjadi Windows Image File ( WIM ). Win Image adalah image dari operating system yang ada didalam instalasi media dan ada didalam source folder.

Untuk memulai , jalankan perintah mkdir dari command prompt untuk membuat sebuah direktori bernama “mountdir” . Penulisan sbb : mkdir , C:\mountdir , Enter

15

16

17

Pada drive C:\ , terlihat sudah ada folder mountdir , yang sudah kita buat.

Berikutnya yang kita butuhkan adalah , mencari nomor index yang berasosiasi dengan Server GUI yang akan kita install. Sebagai contoh disini saya merubah dari Server Core DataCenter Edition , saya akan mencari Server DataCenter Edition dengan GUI yang berlokasi pada installasi media , yaiu drive D:\.

Untuk itu lakukan perintah ini pada command prompt : Dism , penulisan syntax adalah runas / user:administrator , untuk melewati ijin sebagai administrator melalui command prompt.

Dan jalankan perintah dibawah ini , untuk mengambil index number yang ada di drive D:\

18

Mount image yang berasosiasi dengan windows server yang kita inginkan dengan perintah sbb :

19

Mounting sedang berjalan 32% , mounting image akan berjalan samapai dengan 100%

20

Mouting Image selesai.

Langkah terakhir adalah , menjalankan perintah ini melalui PowerShell command :

Ketikan PowerShell pada command prompt .

21

Dan jalankkan perintah dibawah ini pada powershell :

22

Install-WindowsFeature Server-Gui-Mgmt-Infra,Server-Gui-Shell -Restart -Source C:\mountdir\windows\winsxs

Akan tampil , power shell instalation for GUI , dan memulai instalasi :

23

Tunggu sampai 100% , dan akan tampil installasi GUI windows 2012 server seperti dibawah ini :

24

Windows akan mematikan service dan me-restart ulang , dan kembali normal , seperti gambar dibawah ini , dan siap digunakan.

25

Login dengan account administrator dan password yang tadi sudah kita buat , dan woallaaaa ……. windows akan tampil dengan full GUI.

26

Untuk merubah kembali ke core version , jalankan perintah ini pada PowerShell :

Uninstall-WindowsFeature Server-Gui-Mgmt-Infra -restart

Windows 2012 server , juga bisa dideploy dengan Minimal server Interface melalui Server Manager. Minimal Server Interface menghilangkan komponen Server Graphics Shell , Termasuk Internet Explorer 10, windows explorer , Desktop dan Start Screen. Yang tersisa hanya MMC ( Microsoft Management Console ) , Server Manager , dan Sub Control Panel.

Untuk Merubah Server dengan GUI ke Minimal Server Interface , jalankan Server Manager , klik Remove Role dan Feature , pilih dari list Management Tools dan Infrastructure.

27

Klik Next , Pilih server yang akan kita remove featurenya .

28

Klik Next , Pilih user interface dan Infrastruktur . Graphical management tools , dan server graphical shell .

2930

Jika kita ingin melanjutkan , klik perintah Next , dan akan menon aktifkan fitur fitur yang tidak kita inginkan tadi.

Cara ini digunakan jika kita ingin menggunakan Windows Server dengan mengurangi pengunaan kapasitas Hardisk dengan cara meng-uninstall fitur-fitur yang tidak kita inginkan.

Jika kita tidak ingin menggunakan Internet Explorer , Windows Exlorer kita dapat menggunakan perintah sbb :

Uninstall -WindowsFeatures Server -Gui -Shell -remove

Catatan :

Sebelum membangun Server 2012 , perencanaan adalah sangat penting , tergantung dari Edisi server mana yang akan kita gunakan , dan yang terbaik bagi Organisasi atau perusahaan kita.

Management Server Windows 2012.

Beberapa kemajuan yang menarik dalam windows server 2012 adalah dengan adanya Management Server. Server Management tools bisa juga berjalan dalam kondisi remote client , kita tidak harus memanage secara langsung. Dengan server 2012 sangat mudah untuk memanage banyak server melalui satu konsol Server Manager.

Windows 2012 Server Interface

Server GUI Desktop

31

Secara default pada desktop windows 2012 server , yang ada hanya Recycle bin yang tampil dilayar pojok kiri atas. Dan hanya ada 3 buah taskbar dibawah , yaitu Server Manager , PoserShell , dan Windows Explorer.

Menambahkan Server Role dan Features :

Server Role adalah fungsi yang melekat pada server , Role termasuk DHCP , DNS , File Services , dan IIS. Dalam windows 2012 server ada 19 Roles yang dapat di jalankan. Untuk menambahkan Server role , buka Server Manager dan klik “Add Roles and Services”

32

33

Klik Next ,

35

Pilih Role Base of Feature Base Installation dan Klik Next ,

37

Pilih Server yang akan kita install Rolenya , klik Next .

38

Disini kita akan memilih WSUS services role yang akan kita install pada server tersebut.

39

40

Dalam menambah Role WSUS , ada penambahan komponen yaitu .NET Framework dan ASP.Net 4.5 , biarkan saja dan Klik add Features ,

41

Klik Next ,

42

Klik Next ,

43

Klik Next ,

44

Klik Next ,

45

Pada tampilan ini , ditanyakan path , atau lokasi penyimpanan update dari windows , kita dapat membuat pathnya dengan menuliskan C:\Wsus , pada kolom kotak yang kosong , seperti dibawah ini :

46

Klik Next ,

47

Klik Next ,

48

Klik Next ,

49

Klik Install , untuk konfirmasi terakhir menginstall role WSUS.

50

Instalasi sedang berjalan , menambahkan paket paket yang dibutuhkan WSUS.

51

Instalasi Sudah selesai , klik close untuk menutupnya.

Pada dashboard Server manager , terlihat di pojok kanan atas gambar segitiga kuning , menunjukkan masih ada yang belum terinstall dan terupdate , yaitu : IIS dan Windows Server Update Services.

52

Klik Server Manager , Pilih WSUS :

53

Klik More :

55

Klik Launch , post installation tasks .

56

Silakan menunggu sampai konfigurasi server selesai :

57

Konfigurasi Selesai :

58

WSUS kita sudah selesai , dan sudah dapat kita gunakan untuk update semua server dan client yang ada di jaringan kita tanpa harus setiap client dan server terhubung ke Internet.

To be Continued …… with another Role … @fmgersang.2014.

 

 

 

Installasi Windows 2012 Server Core dan GUI serta Penambahan Role Server – Part I

1.Pengenalan .

Tujuan dari tutorial ini adalah sebagai pengenalan dan menjadikan siapapun yang menginginkan untuk mempelajari dan menjalankan Windows 2012 server.

Windows 2012 server , di design untuk compatible dan support pada trend komputer yang akan datang , misalkan Cloud Computing , Virtualisasi dan lain-lain.

2.Installasi

Installasi windows 2012 server , ada 2 model :

a.Server Core Installasi

b.Server dengan GUI Installasi

a.Server Core Installasi , adalah cara menginstall windows 2012 server dengan command shell , keuntunganya adalah dapat mengurangi resource yang dipakai , bisa mengoptimalisasi performance server. Server Core Installasi juga mengurangi jumlah kapasitas Hardisk yang dipakai dalam system , dan memberikan security yang lebih baik.

b.Server dengan GUI Installasi , adalah cara menginstall Windows 2012 server dengan tampilan grafis. Cara ini lebih mudah dan pada umumnya para Windows Admin menginstall OS server dengan mengunakan GUI. Kekurangannya adalah membutuhkan resource yang lebih dan memakai kapasitas hardisk yang lebih besar.

3.Management.

Server Manager , diperkenalkan pertama kali pada Windows 2008, menyediakan server management berdasarkan server role , contohnya Active Direktory Domain Services , Domain Name System ( DNS ) , and Dinamic Host Configuration Protokol ( DHCP ).

Didalam windows 2012 server , Server Manager menggunakan interface yang modern, digunakan untuk memanage lokal server , Server Manager juga support untuk Multiserver Management.

Server Manager sekarang ber-integrasi dengan management tools lain , seperti RDS , IPAM ( Internet Protokol Adress Management ), Hyper-V , file dan storage management.

Active Directory , juga disini sebagai fundamental untuk me-manage di Lingkungan Windows Infrastruktur , dan improve juga sudah dilakukan dalam pembuatan Active Directory Domain Services. DCPROMO adalah perintah yang digunakan untuk promosi domain controller , sekarang diintegrasikan dengan server manager Dashboard.

Active Direcroty installasi wizard , sudah built-in didalam PowerShell dan sangat mudah digunakan. AD Installasi juga dapat dijalankan secara remote dengan RSAT ( Remote Server Administration Tools ) yang diinstall di Windows 8.

4.Windows Power Shell 3.0

Microsoft menganjurkan para system administrator untuk menjalankan administrasi server dengan menggunakan PowerShell script Windows 2012. PowerShell sangat mudah digunakan menggunakan syntax bahasa yang mendekati bahasa sehari hari. PowerShell juga diintegrasikan dengan Integrated Scripting Environtment ( ISE ) 3.0 yang memberikan pertolongan kepada pemula yang baru menggunakan PowerShell command.

Catatan :

Windows server 2012 menyertakan lebih dari 140 perintah baru untuk memanage fitur fitur networking dan Hyper-V.

5.Storage

ReFS ( ReSilient File System ) , adalah local file system yang diperkenalkan pada Windows Server 2012. ReFS didesign untuk bekerja dengan kapasitas yang sangat extrim besar , sampai dengan Petabyte. Dengan ReFS miror storage dapat mendeteksi dan secara otomatis memperbaiki bila data rusak. Duplikasi data secara otomatis dicari dan dibuang dan umumnya dilakukan waktu backup data , dan ini salah satu improve yang ada pada windows 2012.

File dan storage management dapat di administrasikan melalui Server Manager File and Storage Services. Keduanya ada didalam Server Manager , tetapi juga dapat dijalankan melalui PowerShell.

6.Remote Access

Remote Access pada windows 2012 sudah ditingkatkan untuk menyediakan “Unified Remote Access” sebuah konsep untuk memanage remote access organisasi melalui Single Konsol dengan Server Manager. Unified Remote Access mempunya dua feature :

a.DirectAccess

b.BranchCache

DirectAccess :

Mengijinkan end user untuk koneksi ke coorporate resources.

Branchcache :

Mengijinkan menyimpan data dengan cara remote ( atau cabang ) office , dengan lebih effisien.”

7.Networking

Yang paling menonjol dalam improvement Networking dalam windows 2012 server adalah NIC Teaming , dimana kita bisa menggabungkan beberapa NIC Card menjadi satu Logical NIC.

NIC teaming menjadikan Network menjadi Failover atau Link Aggregasi dan meningkatkan kecepatan network.

Sebelumnya pada windows 2012 server , untuk menggunakan NIC Teaming selalu memakai software Thirdparty ( software pihak ke tiga ) , dan memakai hardware khusus. Dan sekarang NIC teaming menjadi salah satu kemampuan khusus yang ada di windows 2012 server.

IP Management adalah salah satu feature dalam windows 2012 server. Dengan IPAM , seoarang administrator dapat melakukan IP Address discovery , import informasi IP address dalam spreadsheet sebagai aset management, monitor DHCP dan DNS , melacak perubahan IP address dan lainya.

DNSSEC ( Domain Name System Security Extensions ) feature , melindungi traffic DNS dari ancaman. DNSSEC dibuat mudah untuk di deploy dan berintegrasi dengan AD ( ActiveDirectory ).

8.Hyper-V 3.0.

Banyak update dan fitur-fitur terbaru yang bisa ditemukan pada windows 2012 server Virtualisasi platform , kemampuan Hyper-V sudah ditingkatkan oleh pakar teknology Microsoft yang membuat Microsoft Virtualisasi mampu bersaing dengan kompetitor lainya , seperti Citrix dan Vmware.

Begitu banyak kemampuan dan fitur yang ditingkatkan di Hyper-V 3.0 , lebih mudahnya dibagi beberapa category :

Multitenancy and Isolasi yang ditingkatkan dengan :

  • Pvlan ( Private virtual local area network ) , menyediakan isolasi antara dua Pvlan pada network yang sama.
  • Virtual port access control list ( port ACLs ) , menyediakan metode control dimana network traffic yang melewati virtual mesin berbasis IP dan MAC address.
  • HyperV Exstensible switch yang mengijinkan pihak ketiga ( software pihak ketiga ), menuliskan peragkat lunak management HyperV. Potensi aplikasi termasuk filter firewall , dan cara untuk mendeteksi penyusup jaringan.

Fleksibilitas dan Skalabilitas :

  • Meningkatkan Live Migrasi , yang berarti virtual mesin sedang berjalan dapat di migrasi dari host yang satu ke host yang lainya tanpa adanya downtime.
  • Dengan import wizard terbaru , administrator dapat mengimport Virtual Mesin dari host yang satu ke host yang lainya. Import wizard juga dapat mendeteksi dan membantu dalam masalah remediasi.
  • Live Merge mengiijinkan merging ( menggabungkan ) virtual mesin snapshoot kembali ke virtual mesin sementara virtual berjalan.

Kinerja :

  • Resource meter memberikan kemampuan untuk melacak seberapa besar CPU , memory , storage dan network resource digunakan oleh Virtual mesin.
  • Virtual Hard Disk Format ( VHDX ) membantu memberikan performance pada sector hardisk yang sangat besar. VHDX mendukung sampai 16TB storage dan mempunyai mekanisme untuk melindungi data korrup begitu juga degradasi kinerja.
  • Mendukung 4KB disk sektor adalah suatu fitur terbaru untuk mendukung kapasitas sector disk besar untuk inovasi kapasitas penyimpanan. Industri data penyimpanan transisi dari 512-bytes sector ke 4096 sector ( yang dikenal sebagai 4K atau 4KB sector ).Transisi ini juga didorong oleh beberapa faktor , termasuk meningkatkan kepadatan penyimpanan dan kehandalan.
  • QoS ( Quality of Services ) dengan minimum bandwidth adalah suatu fitur baru yang mengijinkan virtual mesin dan servis untuk di tugaskan dengan minimum level bandwidth dan menjadikan perioritas. QoS sangat penting karena memberikan administrator kemampuan untuk memilih virtual mesin yang mana yang harus diberikan bandwidth secara perioritas dan memberikan prediksi performance network suatu virtual mesin.

High Availibility / Ketersediaan layanan yang sangat tinggi :

  • Hyper-V yang baru mendukung incremental backup virtual hardisk sementara virtual mesin berjalan.
  • Meningkatkan Hyper-V cluster , menyediakan perlindungan dari kegagalan applikasi dan service , kegagalan system dan kegagalan hardware.

Storage :

  • Live storage migrasi yang tak terbatas , yang memberikan user kemampuan untuk melakukan live migrasi secara simultan. Lingkungan cluster dapat menggunakan network kecepatan tinggi sampai dengan 10GB.
  • Volume Share Cluster dapat diintegrasikan dengan storage array untuk replikasi dan hardware snapshoot.
  • Virtual Fiber Channel mengijinkan untuk koneksi virtual system operasi yang menuju storage array , integrasi virtual mesin dengan SAN ( Storage Aray Networks ).

Dalam Edisi ini , fitur dan improvement Hyper-V host mendukung sampai dengan 256 logikal processor dan sampai 2TB memory.

To be Continued …..

 

CentOS New Release Version 7

Baru baru ini Linux CentOS merilis versi terbaru yaitu versi 7 , berikut beberapa perubahan pada rilis yang terbaru :

  • Kernel updated to 3.10.0
  • Support for Linux Containers
  • Open VMware Tools and 3D graphics drivers out of the box
  • OpenJDK-7 as default JDK
  • In Place Upgrade from 6.5 to 7.0 (as already mentioned)
  • LVM-snapshots with ext4 and XFS
  • Switch to systemd, firewalld and GRUB2
  • XFS as default file system
  • iSCSI and FCoE in kernel space
  • Support for PTPv2
  • Support for 40G Ethernet Cards
  • Supports installations in UEFI Secure Boot mode on compatible hardware

Untuk Download ISO , bisa download disini :

http://isoredirect.centos.org/centos/7/isos/x86_64/CentOS-7.0-1406-x86_64-DVD.iso

@fmgersang.